Material Pagar Terbaik 2018

23 Oct 2018 11:17 788 Hits 0 Comments
Cari inspirasi material pagar beserta harganya disini!

 

Memiliki pagar rumah yang indah tentu bisa membuat rumah tidak hanya aman, namun juga semakin menarik. Hal ini sejalan dengan fungsi pagar, yaitu sebagai elemen keamanan sekaligus fasad rumah.

Salah satu hal penting yang perlu diperhitungkan dari pengadaan sebuah pagar bukan hanya dari desain yang cantik, namun juga dari material. Anda perlu memilih dan memilah material mana yang sesuai dengan kondisi rumah.

Maka dari itu pemilihan material model pagar minimalis terbaik perlu dilakukan, sesuai dengan kebutuhan dan selera pemilik rumah. Berikut beberapa material yang bisa digunakan untuk mendapatkan pagar terbaik.

Besi

Material pagar yang paling banyak diterapkan adalah besi. Material ini banyak digunakan di Indonesia karena praktis dan fleksibel dalam penentuan desain.

Keunggulan pagar besi antara lain sebagai berikut:

  • Material yang kuat dan mendukung aspek keamanan
  • Mudah ditemukan di toko bangunan
  • Ada banyak inspirasi desain pagar besi yang indah
  • Material yang fleksibel
  • Mudah dibentuk, dipotong, dan disambung, sehingga bisa menjawab kebutuhan desain
  • Mampu bertahan lama, baik di cuaca panas maupun dingin

Adapun kekurangan dari pagar besi antara lain:

  • Merupakan material yang cukup mahal (kurang lebih Rp 500.000 per meter persegi)
  • Pemasangan pagar yang cukup sulit, sehingga membutuhkan pekerja yang bagus
  • Jika tidak dirawat dengan baik akan mudah berkarat
  • Perlu penggantian cat untuk mencegah karat, setidaknya 5 tahun sekali

Kayu

Walau tidak banyak yang memanfaatkan kayu di era modern, namun material kayu masih tetap menjadi andalan beberapa kalangan masyarakat. Sehingga masih ada saja rumah yang menggunakan kayu untuk pagar.

Berikut beberapa keunggulan kayu:

  • Material yang netral, baik dari segi warna maupun teksturnya
  • Memiliki kesan estetika yang tinggi dan mewah
  • Cenderung mudah dipadukan dengan warna-warna tertentu dari fasad rumah
  • Material yang berkarakter

Namun kekurangan dari kayu sebagai bahan pagar antara lain:

  • Lebih rentan terhadap cuaca ekstrim, sehingga mudah lapuk
  • Membutuhkan perawatan yang besar
  • Material yang sangat mahal di era modern
  • Mudah dimakan rayap dan serangga lainnya

Jika Anda ingin memanfaatkan kayu sebagai bahan pagar, tentu diperlukan pengecatan yang baik dan benar. Selain itu pilih jenis kayu yang lebih awet dan tahan terhadap air. Misalnya kayu ulin. Namun harganya bisa mencapai 1.9 juta per meter.

Beton

Beton adalah bahan yang menarik untuk alternatif pagar. Berikut beberapa kelebihan dari material beton.

  • Mudah dibentuk sesuai dengan desain dan cetakan
  • Cocok untuk rumah luas
  • Kuat dan harganya cukup ekonomis
  • Bisa difinish dengan mudah

Adapun kekurangannya antara lain:

  • Pemasangannya cukup rumit karena membutuhkan pekerja yang banyak
  • Masih membutuhkan alternatif material lain, karena beton akan terlihat kaku jika tidak dikombinasikan dengan elemen lain
  • Cenderung masif dan terlihat berat

Bata ekspose

Susunan bata ekspose bisa mewakili style rumah tertentu. Sehingga Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai sebuah elemen pagar yang cantik.

Kelebihan bata ekspose antara lain:

  • Tampilan bata ekspose akan menarik dan memiliki nilai seni
  • Warna alami mudah dipadupadankan dengan material dan warna lain
  • Harga yang relatif murah

Namun, kelemahannya antara lain:

  • Pemilihan jenis bata ekspose harus yang baik
  • Pemasangan harus presisi. Jika tidak, maka pagar akan nampak tidak cantik
  • Perawatan yang relatif sulit, terutama dalam mencegah tumbuhnya lumut

Bambu

Alternatif bambu juga merupakan pilihan yang menarik untuk pagar rumah. Pagar bambu nantinya bisa didekor dengan penggunaan cat yang berwarna-warni guna menciptakan kesan yang tak monoton maupun model yang kuno pada rumah tercinta.

Berikut beberapa paparan mengenai kelebihan dari material bambu.

  • Mudah ditemukan di Indonesia
  • Harganya relatif sangat murah
  • Material alami dan menjadikan rumah nampak unik
  • Desain bambu, baik anyaman maupun ikatan, sudah sangat banyak dan bisa diaplikasikan dengan mudah
  • Lebih tahan terhadap cuaca daripada kayu

Namun beberapa kekurangannya antara lain sebagai berikut:

  • Tidak sekokoh dan sekuat besi atau beton
  • Bambu bisa jadi dimanfaatkan oleh serangga untuk tinggal, terutama di bagian dalam buku-bukunya

Untuk mengatasi kekuarngan itu, Anda bisa mengombinasikan bambu dengan beton atau dinding bata. Selain itu, pilih jenis bambu terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

Batu alam

Beberapa batu alam bisa digunakan untuk material utama maupun finishing pagar. Keunggulannya antara lain:

  • Nampak lebih cantik, apalagi jika disesuaikan dengan fasad bangunan
  • Material yang kuat dan memiliki pola yang unik
  • Rumah nampak lebih alami

Namun kekurangannya antara lain:

  • Jika tidak dirawat dengan baik akan mudah berlumut
  • Tidak semua rumah cocok dengan konsep batu alam

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai material pagar terbaik yang bisa diterapkan di rumah tinggal.

Pilihlah sesuai dengan aspek kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

 

Tags

About The Author

Ivandi 12
Pensil

Ivandi

Hanya pemuda biasa yang bercita-cita membangun kampung IM :)

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel