Sekali Lagi, Masyarakat Indonesia Disuguhi ‘Hiburan’ Penuh Ironi

16 Apr 2016 14:11 3592 Hits 3 Comments Approved by Plimbi

Skandal Panama Papers, cerita jurnalisme di balik skandal global

Minggu ini muncul data yang mengguncang dunia global, ketika bocornya dokumen finansial terbesar dalam sejarah membuat kalap para pekalu kejahatan pajak, sekaligus menjadi berita besar bagi para jurnalis, sementara itu, masyarakat disuguhi sajian yang semakin ironis, karena ratusan politisi,  petinggi, pemimpin dan mantan  pemimpin negara ini juga terlibat di dalamnya, masih belum cukup, beberapa selebritas dan olahragawan juga terseret kasus ini. Skandal ini, semakin menambah panjang daftar kisah tragis negara ini, cerita jurnalisme di balik skandal yang mengguncang.

 

Minggu ini, koleksi dokumen yang bocor mengekspos sistem luas penggelapan pajak gobal, juga dicap sebagai data proyek jurnalisme terbesar sepanjang masa. Ratusan wartawan di seluruh dunia, diikoordinasikan oleh Konsorsium Internasional yang berbasis di Washington DC, of Investigate Journalists, telah berkolaborasi pada penelitian ini, mengekspos sistem luas penggelapan pajak global.

 

Mencengangkan, kebocoran data itu mencakup lebih dari 4.8 juta email, 3 juta file database, dan 2.1 juta PDF dari firma hukum Panama Mossack Fonseca yang membantu perusahaan cangkang (offshore corporation) untuk menyembunyikan aset-aset mereka. Catatan skandal terbesar tahun ini kemudian menyebar cepat, satu persatu perusahaan, eksekutif negara, bintang olahraga dan selebritas dunia terjerat kasus ini. Tak bisa mengelak, skandal itu kemudian merembet ke Indonesia, para petinggi di negara ini pun seperti mendapatkan mimpi buruk ketika data itu bocor.

 

Investigasi Panama Papers dilakukan oleh ICIJ dan sekitar 370 wartawan dari lebih dari 70 negara ambil bagian untuk mengusut skandal ini. Skandal ini mulai menelan korban lain, Menteri Perindustrian Spanyol, Perdangangan dan Pariwisata mengundurkan diri atas tuduhan tersebut. Menteri Interim, Jose Manuel Soria membantah melakukan kesalahan, namun mengatakan bahwa ia mengundurkan diri untuk membatasi kekacauan yang timbul akibat skandal ini.

 

âSemua ativitas politik harus mengambil sikap teladan, termasuk ketika memberikan penjelasan.ketika itu tidak terjadi, Anda harus mengambil tanggung jawab yang sesuai (dengan porsinya).â ujarnya dalam pernyataan email, pada Jumat lalu kepada El Mundo.

 

160404182559-iceland-pm-sigmundur-david-

Gambar via cnn.com (Sigmundur David Gunnlaugsson,PM Islandia)

Pengunduran diri itu terjadi 10 hari setelah Perdana Menteri Islandia, Sigmundur David Gunnlaugsson mengambil sikap yang sama,mengundurkan diri setelah namanya masuk ke dalam daftar Panama Papers, ia disebut memiliki perusahaan offshore yang memicu protes massa di ibukota Islandia.

 

Dilansir dari Sydney Morning Herald, dari kalangan selebritas, nama Jackie Chan, sutradara film Pedro Almodovar dan aktor senior India, Amitabh Bachchan juga masuk ke dalam daftar klien firma hukum Mossack Fonsec.

 

The Guardian juga mengabarkan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, Sergey Roldgudin, seorang konduktor dan pemain cello ternama Rusia masuk ke dalam daftar ini. Tak hanya itu, Presiden Tiongkok XI Jinping, Presiden Syiria Bashar Assad, mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan mantan pemimpin Libya, Moammar Khaddafi.

 

Sedangkan dari dunia olahraga, nama Presidan baru FIFA, Gianni Infantino juga menjadi sorotan setelah namanya muncul dalam bocoratan data tersebut, nama dan tanda tangannya muncul dalam kontrak yang mencurigakan terkait dengan penjualan hak siar kompetisi klub Eropa ke perusahaan Amerika Serikat pada saat masih menjabat sebagai salah satu direktur UEFA.

GettyImages-512430114.jpg

Gambar via independent.co.uk (Presiden FIFA, Gianni Infantino)

Komite etik FIFA Juan Pedro Damiani memiliki hubungan bisini dengan tiga orang yang terindikasi terlibat dalam kasus penyuapan. Presiden UEFA, Michael Platini dituduh menggunakan jasa Mossack Foseca untuk mendaftarkan sebuah perusahaan lepas pantai, semantara itu Lionel Messi dan ayahnya yang memiliki perusahaan minyak yang tidak disebuthkan dalam investigasi skandal pajak yang melibatkannya di Spanyol. Sementara itu, petenis nomor tujuh dunia asal Republik Ceko, Tomas Berdych juga terseret.

 

Di lansir dari Tempo, pemilik grup Lippo, James Riady, Direktur PT Indofood Sukses Makmud, Franciscus Welirang, Sandiaga Uno, pebisnis terkemuka yang kini mencalonkan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, Menteri BUMN, Rini Mariani Soemarno Soewandi, Ketua BPK Harry Azhar Azis, Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang dan politisi PPP Djan Faridz. Selain beberapa nama di atas, dua orang yang kerap dicari penegak hukum untuk kepentingan penyidikan kasus korupsi, yakni taipan minyak Muhammad Riza Chalid dan pengusaha property Djoko Soegiarto Tjandra juga tercantum dalam dokumen Mossack.

edhie.jpg

Sementara itu, nama Erick Thohir sebagai pengusaha yang tercat sebagai pemilik klub rasasa Italia, Inter Milan juga tercantum, lantaran ia juga termasuk salah satu klien Panama Mossack Fonseca, termasuk keluarga Susilo Bambang Yudhonyono, Aburizal Bakrie, Hashim Djokohadikusumo (Adik Prabowo), Gita Wiryawan (Kepala BKPM dan Menteri Perdagangan era SBY), Djan Faridz (Menteri Perumahan era SBY), Chairul Tanjung (Pemilik Trans Corp).

bakrie.jpg

 

djan.jpg

 

gita.jpg

hashim.jpg

retno.jpg

tanjung.jpg

thohir.jpg

Gambar via offshoreleaks.icij.org

Dari dokumen yang bocor tersebut, ada banyak jenis kejahatan yang sama, ada banyak kartel narkoba melakukan pencucian uang, para pedangan senjata terlibat, sanksi-sanksi dilanggar, penggelapan pajak dan skandal yang tidak hanya melibatkan para pengusaha, tetapi juga menyeret para petinggi negara di dunia. Data yang bocor itu memperlihatkan bahwa pemerintah-pemerintah berbagai negara mengambil langkah dalam melawan para pelanggar pajak.

 

Media di seluruh dunia secara serentak memberitakan skandal ini secara besar-besaran, respon yang didapatkan sangat mencengangkan, ketika para media mengekspos berita ini, sementara para petinggi negara ini yang kemudian terseret seperti terjebak dalam mimpi buruk, karena tentu karier mereka di dunia perpolitikan akan hancur, dan hal itu hanya menunggu waktu saja. Sementara kita, sekali lagi disuguhi âhiburanâ penuh ironi yang lebih bermutu dibandingkan dengan kisah romansa sinetron di stasiun televisi.

 

Sumber: offshoreleaks.icij.org, globaleditornetwork.org, social.shorthand.com, usatoday.com, tempo.co, kompas.com

Tags

About The Author

Nana 44
Ordinary

Nana

Karena, menulis itu menyenangkan...

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel