Golevat, Startup Mahasiswa Asal Semarang yang Berpotensi Jadi Perusahaan Besar

5 Dec 2018 04:37 575 Hits 0 Comments

Golevat "Kursus Generasi Digital" merupakan startup yang bergerak pada pendidikan dan pemberdayaan yang berfokus pada masalah teknologi digital.Perusahaan ini membantu pengguna untuk belajar teknologi digital serta menghubungkan dan berkolaborasi langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli IT atau Teknologi Digital.

Golevat "Kursus Generasi Digital" merupakan startup yang bergerak pada pendidikan dan pemberdayaan yang berfokus pada masalah teknologi digital. Perusahaan ini membantu pengguna untuk belajar teknologi digital serta menghubungkan dan berkolaborasi langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli IT atau Teknologi Digital.

Startup ini hampir mirip dengan Kursus Komputer lainya. Namun Golevat tidak hanya sebuah kursus komputer, melainkan juga bidang lain seperti pemberdayaan, Kerjasama dan Kolaborasi dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga IT.

Perusahaan yang berbasis di Semarang ini di motori oleh Muhamad Syafii pemuda perantauan asal kota demak yang mempunyai cita - cita untuk memajukan Indonesia melalui teknologi . " Saya melihat indonesia mempunyai potensi untuk GO DIGITAL sangat bagus, dan hanya butuh sedikit sentuhan untuk menciptakan tenaga ahli Digital " kata Founder Golevat, Muhamad Syafii, di Semarang.

Pendiri dan CEO Golevat, Muhamad Syafii, menyatakan bahwa saat ini fokus pihaknya untuk memberikan pelatihan kepada UMKM dan anak - anak usia SMA, Dia menjelaskan jika anak SMA sudah mempunyai keahlian IT, maka ketika kuliah mereka bisa berfokus pada pengembangan dan Riset.

Dengan demikin, Golevat berusaha meciptaka SDM yang ahli di Teknologi digital. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebutkan bidang teknologi pendidikan (edutech) berpotensi menjadi "unicorn" (tingkatan tertinggi dari perusahaan startup) di Indonesia.

"Saya bukan investornya, jadi kalau mana yang akan menjadi saya tidak tahu, tapi edutech serta teknologi kesehatan akan berpeluang besar," kata Rudiantara di Jakarta, dalam diskusi perkembangan Start Up Asia, Selasa (13/11/2018).

Alasan Menkominfo cukup berdasar sebab dilihat dari APBN teknologi pendidikan dan kesehatan masing-masing menurutnya memiliki alokasi lebih dari lima persen.

Fokus presentasi tersebut yang menjadikan peluang menjadi pengelolaan bisnis lebih banyak. Secara garis besar, ada tiga jenis startup yang kemungkinan bisa menjadi unicorn di Indonesia, yakni edu tech, health tech dan fintech.

About The Author

Digital 8
Kapur Tulis

Digital

Media Startup Indonesia

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel

From Digital