Kenali Tsunami Sejak Dini

13 Oct 2018 14:39 203 Hits 0 Comments
Kenali Tsunami Sejak Dini

Menurut Kepala Bagian Info Gempabumi serta Peringatan Awal Tsunami BMKG Daryono, gempa kuat yang disebut, berdasar pada taraf intensitas gempa. Patokannya bukan taraf besaran atau magnitudo, karenanya berkaitan dengan jarak kedalaman sumber gempa. 

Ia memberikan contoh gempa bermagnitudo taraf 4, tetapi dangkal dengan kedalaman 10 km., dapat jadi gempa kuat. Demikian sebaliknya misal gempa bermagnitudo 8 akan tetapi di kedalaman 600 km. lebih, guncanganya tidak berarti. "Gempa kuat itu minimum bertaraf intensitas V-VI MMI," tuturnya. 

Berdasar pada info BMKG, sinyal gempa bertaraf intensitas V itu getaran dirasa oleh sebagian besar masyarakat, banyak orang yang terjaga saat tidur, gerabah pecah, beberapa barang terpelanting, tiang-tiang serta barang besar terlihat bergoyang, serta bandul lonceng bisa berhenti. 

Mengenai gempa bertaraf intensitas VI diikuti oleh getaran yang dirasa oleh semua masyarakat. Umumnya semua terperanjat serta lari keluar, plester dinding berjatuhan serta cerobong asap pada pabrik rusak, atau berlangsung rusaknya mudah pada bangunan. 

BMKG adalah instansi sah yang bekerja keluarkan peringatan awal tsunami ke publik. Akan tetapi teknologinya yang memakai Indonesia Tsunami Early Warning Sistem (INA TEWS) itu disadari Daryono tidak kerja efisien untuk pantai-pantai riskan yang dekat dengan sumber gempa. "Sebab golden time-nya itu begitu singkat," tuturnya. 

Awal mulanya dikabarkan, Gempa Donggala bermagnitudo 7,4 yang dibarengi tsunami pada Jumat sore, 28 September 2018, menyebabkan korban jiwa serta luka. Menurut data Tubuh Nasional Penanggulangan Musibah, jumlahnya korban meninggal sampai Ahad, 30 September 2018 sekitar 832 orang.

Tags

About The Author

Mas Choy 14
Pensil

Mas Choy

Info Terbaru 2019

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel