Celotehan yang Tersisa dari Kongres PSSI 2017

10 Jan 2017 23:20 701 Hits 1 Comments Approved by Plimbi
Catatan dari liputan kongres PSSI 2017 

Minggu, 8 Januari 2017 menjadi catatan penting bagi dunia sepakbola kita. Dunia sepakbola yang bisa dibilang sedang mengalami fase "pesakitan" selama beberapa tahun terakhir.  Tapi pada hari tersebut, saya melihat dengan jelas semangat semua orang untuk bangkit dan melihat ke depan untuk semangat sepakbola yang lebih bai. 

Saya tidak melihat dari layar kaca. Saya menyaksikan sendiri proses-proses penting selama kegiatan kongres yang berlangsung di Hotel Aryaduta Bandung tersebut. Puncak acara memang terjadi pada Minggu 8 Januari 2017. Tapi saya mengikuti kegiatan ini dari mulai, Sabtu, sehari sebelum kongres berlangsung. 

Dalam dua hari itu, saya terlibat dalam nuansa semangat baru menuju sepakbola yang lebih baik. Seorang warga Bandung contohnya. Sebut saja namanya Pak Dudi.  Ia datang tidak sebagai siapa-siapa. Ia datang sebagai seorang warga yang ingin mengikuti perkembangan sepakbola. Dan ia yakin dengan kepemimpinan PSSI dibawah Edy Rahmayadi, sepakbola Indonesia menjadi lebih baik. 

Pernyataan warga tersebut ada benarnya. Kisruh lama yang melanda PSSi bisa lebih mudah diatasi pada saat kongres berlangsung keesokan harinya. Kongres berlangsung tertib dan tanpa kendala. Kongres pun menghadirkan berbagain keputusan yang cukup bagus. 

Tentang Keputusan Kongres PSSI

Keputusan-keputusan itu diantaranya adalah pengesahan 55 calon anggota, pengampunan terhadap sanksi perorangan, pengesahan Personalia Organ Yudisial, serta keputusan organisasi APSI dan APPI yang bukan merupakan anggota PSSI, melainkan mitra sejajar. 
Tapi keputusan yang paling disoroti banyak pihak adalah soal status 7 klub yang jadi rumor hangat sebelum kongres digelar.  Tujuh klub tersebut kini memiliki status jelas dan bisa berlaga dalam laga resmi dibawah naungan PSSI meskipun hanya bermain pada level Liga Nusantara. 

Untuk diketahui, liga utama dibawah naungan PSSI adalah ISL atau Indonesia Super League(semacam liga utama dan bergengsi). Setingkat dibawah ISL,  ada yang disebut sebagai Divisi Utama. Tingkat dibawah Divisi Utama, barulah Liga Nusantara. 
Kongres pun kemudian menghasilkan keputusan bahwa 6 klub masuk di Liga Nusantara yakni  Persema Malang, Persibo Bojonegoro, Persipasi Bekasi, Persewangi Banyuwangi,  Arema Indonesia,  dan  Lampung FC

Satu klub lain, yakni Persebaya 1927 masuk ke Divisi Utama. Keputusan tentang masuknya Persebaya 1927 ke Divisi Utama inilah yang kemudian menjadi paling menyita perhatian. Betapa tidak, para pendukung mereka, Bonek, datang ke Bandung dengan menggunakan puluhan bus. Bisa dibayangkan bukan kecintaan mereka untuk menanti status klub yang disayangi. Jauh-jauh dari Surabaya menuju Bandung. Tak aneh, ketika status Persebaya diumumkan, para pendukungnya bersuka cita. 

Sebuah semangat dan suka cita dari para pecinta klub yang tentunya patut kita apresiasi. Semangat!!

Celotehan yang Tersisa dari Kongres PSSI 2017
Hal Lain yang Tersisa

Sebenarnya saya tidak mau bercerita banyak soal kongres, karena beritanya sudah banyak beredar. Saya lebih suka memaparkan tentang kondisi saat kongres berlangsung yang bisa dibilang tertib. Selain itu, suasana di tempat kongres juga membuat saya tampak menyatu dan bergairah tentang kemajuan sepakbola Indonesia. 

Bisa dibilang sebelumnya, saya tidak terlalu bersemangat mengikuti perkembangan sepakbola Indonesia. Bukan tidak cinta, kasus yang selalu menaungi asosiasi sepakbolanya tidak pernah usai. Ini yang bikin saya malas. 

Tapi saat saya datang ke kongres dan terlibat langsung, saya pun punya sedikit pandangan lain. Apalagi saya terlibat langsung dalam kegiatan kongres sebagai netizen. Yah lengkap lah dengna bonus makan serta foto bareng dengan mantan para kapten timnas di Indonesia. 

Celotehan yang Tersisa dari Kongres PSSI 2017

Celotehan yang Tersisa dari Kongres PSSI 2017

Oh yah, satu hal yang saya salut dari kongres PSSI kemarin adalah kemajuan dari pihak PSSI akan acara yang tertib, tidak kisruh, serta memiliki suasana yang kekinian. Seperti adanya pigura Instagram berikut ini. 

Tak ada catatan lain dari saya, yang jelas saya adala termasuk orang yang percaya bahwa PSSI dibawah Pak Edy bisa menjadi lebih baik dibanding sebelumnya.

Tags Sepakbola

About The Author

Graha 48
Pena

Graha

akun alternatif Hilman Graha @HilmanMN Blogger, Techno Writer, social media enthusiast, hilman.my.id jinggaprasetya.wordpress.com

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel