5 Makanan Favorit Orang India di Bulan Ramadhan

8 May 2019 16:19 4952 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
kelima makanan ini hanya ada di hari-hari spesial, khususnya bulan Ramadhan.

Salah satu ciri khas bulan Ramadhan yang mungkin bisa kita lihat secara jelas adalah munculnya menu-menu makanan yang memang hanya ada di bulan Ramadhan saja.

Seperti di Indonesia; menu kolak pisang, sekoteng, candil, dan kurma umumnya hanya bisa ditemukan ketika kita berada di bulan suci Ramadhan. Selain bulan Ramadhan pun masih bisa dicari, tapi masih terbilang langka.

Disini penulis tidak akan membahas menu buka puasa khas Indonesia yang mungkin sudah kawan sekalian ketahui atau bahkan sudah mencicipi sebagian besar menunya. Disini penulis akan membahas tentang makanan India yang bisa ditemukan di pinggiran kota Mumbai yang biasanya dijadikan santapan berbuka puasa oleh warga muslim disana atau yang di luar sana biasa disebut iftar.

 

 

1. Chicken Shawarma

Adalah sebuah menu yang mungkin di Indonesia sudah banyak orang tahu. Biasa menggunakan bahan utama daging sapi atau domba, Chicken Shawarma yang juga kita kenal dengan nama kebab di Indonesia menggunakan daging ayam sebagai penggantinya.

Bumbu-bumbunya sendiri tidak jauh dengan kebab yang biasa kita temukan di Indonesia. Mungkin yang membedakannya hanya sebagian rempah-rempahnya saja yang digunakan untuk menghasilkan cita rasa khas.

 

 

2. Malpua

Adalah sebuah menu makanan asal India bagian utara yang biasanya memang hanya ada di acara-acara atau event tertentu saja. Malpua memiliki kemiripan dengan pancake karena sama-sama digoreng, berbentuk bulan dan menggunakan gula sebagai bagian dari bahan utamanya. Yang menjadi pembeda utamanya mungkin hanya penggunaan tepung dimana pada Malpua itu menggunakan tepung beras sedangkan pada pancake menggunakan tepung terigu.

Setelah digoreng, Malpua biasanya direndam ke sirup gula untuk meningkatkan cita rasa khas dan rasa manisnya.

 

 

3. Mawa Jalebi

Menu ini sering hadir di acara diwali di India dan merupakan salah satu masakan tradisional dari India. Namun ketika bulan Ramadhan pun, makanan ini sering hadir di stall pingir jalan sebagai teman berbuka puasa warga muslim di India.

Mawa Jalebi adalah sebuah makanan manis, atau lebih tepatnya kue manis yang digoreng. Ketika dalam proses penggorengan, adonan dibentuk seperti cacing-cacing agar proses matangnya lebih cepat dan merata.

Untuk resepnya sendiri, Mawa Jalebi terbuat dari bahan-bahan yang sebagian besarnya tersedia di India saja seperti Mawa, Maida, Saffron dan Ghee. Selain itu bahan utamanya sendiri adalah gula pasir.

 

 

4. Seekh Kebab

Jika di Indonesia banyak stall kebab di pinggir jalan, mungkin kawan disini membayangkan bahwa rasa Seekh Kebab ini akan sama dengan kebab yang pernah kawan coba di Indonesia.

Jika begitu, maka bayangan kawan ini salah total karena Seekh Kebab memiliki rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan kebab yang sering kita temui di daerah kita.

Isi dari Seekh Kebab terbuat dari campuran daging domba dan daging ayam yang dicampur dengan bubuk jahe – bawang yang di Indonesia sendiri cukup sulit untuk ditemukan. Selain itu ada tambahan bubuk cabe pedas juga untuk rasa yang orisinil.

Nah yang menjadi pembeda jelas antara Seekh Kebab dan kebab pada umumnya adalah pada Seekh Kebab ini tidak menggunakan roti yang biasanya sering kita temukan pada kebab biasa dan cara memasaknya pun adalah dengan cara memanggangnya seperti sate.

 

 

5. Roti Rumali

Roti yang satu ini pasti sudah banyak orang yang salah duga. Sekilas mungkin terlihat seperti roti yang biasa dipakai untuk membungkus kebab, tapi dugaan tersebut salah karena roti ini di India biasa dimakan sebagai makanan pokok, disajikan bersama salad atau masakan lainnya. Kalau di Indonesia bisa dikatakan sebagai pengganti nasi.

Bahan dasar pembuatan roti ini pun sangat simpel, yakni hanya terigu, air dan ghee.

 

 Nah gimana? Ada yang tergiur mencicipi makanan-makanan a’la India untuk berbuka puasa tersebut?

Jika memang berminat dan tidak punya ongkos untuk pulang pergi ke India, apalagi hanya sekedar mencicipi masakan India tersebut terus pulang lagi ke Indonesia, maka Google adalah sahabatmu. Karena di google banyak resep-resep masakan tersebut yang lengkap sampai setiap situsnya memiliki variasi dan improvisasi resep masing-masing. -BB-

 

 

About The Author

Buricak Burinyai 50
Bolpoint

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel