Kenapa Sih Banyak Orang yang Bisa Percaya Sama Informasi Hoax?

18 Mar 2019 14:07 550 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Karena faktanya, tidak ada jaminan mutlak semua orang bebas dari hoax. Siapapun bisa saja terkena atau percaya sama hoax. Pertanyaannya kenapa banyak orang bisa percaya informasi hoax? 

Ngomongin soal hoax, tentu kita sepakat ya kalau hoax kini sudah semakin meresahkan dan harus dilawan.

Melihat semakin banyaknya informasi hoax yang beredar, barangkali kita semua hampir pernah terpapar informasi hoax. Atau bahkan tanpa sadar kita mempercayai informasi hoax.

Sebuah isu menggemparkan baru-baru ini di media pemberitaan, forum-forum publik, bahkan obrolan kedai kopi membicarakan tentang isu "kiamat sudah dekat" yang beredar di Ponorogo. Belakangan informasi tersebut dinyatakan gak benar atau hoax.

Sampai sekarang barangkali sebagian diantara kita masih gagal paham dengan isu "kiamat sudah dekat" lantas pindah ke Malang. Atau ini hanya sebuah tradisi rutin sebuah pesantren disana. Hanya saja ada pihak yang gak bertanggung jawab menyebarkan isu-isu yang gak benar dan memperkeruh keadaan.

Daripada semakin memperkeruh keadaan, mending kita stop beropini terkait hal tersebut jika gak mengerti pokok permasalahannya. Semakin banyak bicara, semakin banyak salahnya.

Karena faktanya, tidak ada jaminan mutlak semua orang bebas dari hoax. Siapapun bisa saja terkena atau percaya sama hoax. Pertanyaannya kenapa banyak orang bisa percaya informasi hoax? 

Kamu mungkin bisa saja merasa tidak habis pikir bahkan sampai ketawa melihat orang-orang yang percaya Bumi itu datar, Adzan dilarang dan mengetikan 'amin' bisa masuk surga.

Namun pada kasus lainnya yang kebetulan sesuai dengan opini atau pemikiran kamu. Disinilah titik rawan kamu bisa percaya sama hoax.

Informasi hoax bisa mengelabui orang-orang seringnya lewat dua jalur. Apa sajakah itu?

Karena sesuai dengan pemikirannya

Pertama, orang yang bisa dengan mudah mempercayai informasi hoax sebab dipengaruhi oleh opininya sendiri yang selaras dengan informasi hoax tersebut.

Contoh konkritnya misalnya, pendukung capres A ketika menerima sebuah informasi positif terkait junjungannya, akan lebih mudah mempercayainya. Begitupun bila ada informasi negatif dari kubu capres B, Ia juga lebih gampang untuk percaya. Tanpa adanya usaha lebih untuk mencari faktanya dahulu.

Inilah yang menjadikan hoax bisa merasuki pikiran seseorang. Ketika informasi hoax lebih menguntungkan opini atau pemikirannya, cenderung orang lebih mudah untuk percaya. Sekalipun Ia belum tahu kebenarannya.

Sebuah 'fakta' terkadang memang kejam. Fakta sangat bisa berlawanan dengan opini yang kamu miliki. Ini bisa saja terjadi karena keterbatasan informasi yang dimiliki. Kita boleh beropini yang baik, setelah mendapat informasi yang baik juga.

Pengetahuan yang terbatas

Meskipun kini informasi lebih gampang diakses lewat internet. Namun nyatanya tetap ada sebagian orang yang percaya hoax. Seseorang bisa percaya hoax, salah satu penyebabnya karena dia tidak tahu informasi sebenarnya.

Hal ini berbeda dengan poin pertama. Pada kasus ini sebenarnya cukup sederhana. Dimana orang-orang dengan gampang mempercayai informasi hoax karena keterbatasan informasi yang dimiliki.

Misalnya ada pesan berantai akan terjadi meteor jatuh, larangan makan ini itu dan lainnya. Biasanya informasi hoax seperti itu menyatut nama perusahaan dan orang tertentu agar lebih menyakinkan.

Karena keterbatasan informasi yang dimiliki, orang-orang cenderung lebih mudah untuk mempercayai.

Selain itu karena ada kalimat "dari grub sebelah" membuat orang-orang tanpa merasa bersalah menyebarkan informasi hoax. Orang-orang itu biasanya berpikir hanya menyebarkan saja, yang lain juga banyak yang begitu, supaya ramai saja ngikuti trend.

Disinilah kita perlu lebih berhati-hati dengan jerat sesat hoax. Kemampuan menggunakan teknologi dan memiliki gawai yang canggih menjamin literasinya oke. Siapa saja bisa jadi korban sesat hoax.

Maka itu tetaplah menjaga pikiran kritis, selalu mengevaluasi informasi dan meningkatkan literasi media. Bukan sekedar lihai dengan teknologi informasi.

Sekarang orang-orang sudah banyak memiliki gawai canggih dan keren. Yuk, manfaatkan sebaik-baiknya.

Tags

About The Author

Rianda Prayoga 34
Pena

Rianda Prayoga

Gak banyak bicara, sedikit cuek tapi lumayan ramah

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel