Apa Tahun Politik Semuanya Harus Serba Politik?

14 Jan 2019 06:35 454 Hits 0 Comments

Tahun politik, maka aura serba politik berusaha dibawa kedalam berbagai kegiatan, terutama diberbagai percakapan media daring.

Tentu hal ini terjadi bukan tanpa sebab. Maraknya pemberitaan seputar politik, mau gak mau sebagian besar masyarakat juga ikut-ikutan bahas politik.

Saya pikir ada sebuah standar ganda di masyarakat menyikapi terkait tahun politik ini. Dimana orang-orang seolah terbawa suasana. Tahun politik, maka aura serba politik berusaha dibawa kedalam berbagai kegiatan, terutama diberbagai percakapan media daring.

Tentu hal ini terjadi bukan tanpa sebab. Maraknya pemberitaan seputar politik, mau gak mau sebagian besar masyarakat juga ikut-ikutan bahas politik. Termasuk tulisan ini juga terjadi karena ini.

Dan hal ini bagus, berarti semakin banyak masyarakat yang lebih tertarik dengan politik. Sesuatu yang mungkin dulunya masyarakat anti terhadap politik.

Banyak yang bilang ke-fanatikan massa terhadap politik saat ini cenderung berlebihan. Dan hal ini bisa dilihat dari begitu berlebihannya orang-orang mendukung jagoannya dalam kontestasi pemilu 2019.

Hal ini bisa dikatakan wajar. Dimana sekarang ini semakin banyak orang memiliki ponsel pintar yang bisa akses informasi seluas-luasnya dan menyampaikan pendapatnya. Dan negara ini menjamin itu semua sebagai sesuatu yang legal.

Wajar bila saat ini orang-orang ingin "tampil", menyuarakan pemikirannya, menyampaikan pendapatnya dan terang-terangan terkait pandangan politiknya.

Pemberitaan politik kini bisa dikatakan lagi "laku", bahkan isu selain politik komentarnya juga ke politik-politik juga. Bukan rahasia umum lagi, ini semua awalnya memang kerjaan buzzer, influncer dan media. Namun lama kelamaan, masyarakat sendiri juga jadi terpengaruh.

Debat-debat politik di tv juga sama. Entah kenapa orang-orang jadi tertarik melihat acara tv yang isinya politikus-politikus bicara. Dan entah berkaitan atau gak, netizen sekarang ini jadi terpengaruh.

Ini yang saya perhatikan sendiri. Kebanyakan netizen sekarang ini kalau ngomong seolah terlihat pinter gitu. Tapi muter-muter gitu, ngikuti gaya bicara politisi. Jujur aja, percakapan yang seperti biasanya gak ada isinya.

Gak tau juga kenapa bisa gitu. Kalau kita lihat di tv, politisi ngomong itu memang terlihat lihai sekali ya. Gakpapa, memang kerjaannya gitu dan (seharusnya) sudah paham ilmunya.

Nah, seringnya kita hanya ikut-ikutan saja. Orang ngomong politik, ikut nimbrung walaupun sebenarnya gak paham.

Bukannya gak boleh menyampaikan pendapat politik di depan umum. Namun kalau semisal tidak menguasi permasalahan sesungguhnya. Lebih baik diam aja. Setidaknya jangan berkomentar melebihi orang yang lebuh paham.

Sederhana saja yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Biarlah kalau sekarang tahun politik. Apa-apa larinya ke politik. Namun jangan gampang ikut-ikutan. Apalagi sampai bikin gaduh.

Apa kalau ditahun politik, kita mesti jadi politisi juga? Terus gaya bicara juga jadi politis gitu.

Tags

About The Author

Rianda Prayoga 32
Pena

Rianda Prayoga

Gak banyak bicara, sedikit cuek tapi lumayan ramah

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel