pahlawan bangsa yang terlupakan

1 Dec 2018 21:46 856 Hits 0 Comments
bagaimana perjuangan pahlawan itu kita rasakan kalau masih belum peka terhadap siapa pahlawan sesungguhnya

 

Pada tanggal 10 November bangsa Indonesia memperingati hari pahlawan nasional, setiap orang pasti punya persepsi sendiri – sendiri tentang sosok pahlawannya.

 

Definisi pahlawan tidak hanya sebatas kata pahlawan pada era kemerdekaan dulu, yakni sosok yang berjuang dan berperang fisik untuk kemerdekaan Indonesia, mengusir penjajah dari tanah nusantara.

 

Pengertian pahlawan sekarang semakin luas, setiap orang yang dianggap berjasa dianggap menjadi pahlawan.

 

Dengan pengertian tersebut semakin banyak jenis pahlawan, misalnya adalah guru yang terkenal dengan sebutan pahlawan tanpa jasa, dan jika orang ditanya siapa pahlawan kamu ? banyak orang yang menjawab orang tuanya, orang tua memang seorang pahlawan yang sudah tidak diragukan lagi kepahlawanannya, berjasa dalam setiap lika liku hidup kita.

 

            Ada banyak pahlawan bagi setiap orang, kebanyakan orang tidak hanya punya satu pahlawan dalam kehidupannya, bahkan sampai beribuan.

 

            Akan tetapi ada seorang yang memiliki jasa yang banyak untuk kehidupan di muka bumi tapi jarang teringat, siapakah dia.?

pahlawan bangsa yang terlupakan

            Yaitu para Petani, petani adalah sosok yang jauh lebih pantas ditempatkan setelah orang tua dan guru, tak terlepas besarnya jasa dan pengorbanan yang telah mereka berikan.

            Tak mungkin bisa dipungkiri lagi kalau jasa petani amat besar bagi kehidupan kita, petani berjasa dalam menyediakan bahan pangan kita, bayangkan saja jika seluruh hidupnya cuman dihabiskan untuk menyediakan pangan untuk kehidupan kita sehari hari.

pahlawan bangsa yang terlupakan

            Bukan hanya menyediakan pangan untuk keberlangsungan kehidupan manusia, tapi juga menyediakan pangan untuk untuk keberlangsungan hewan. 

           Sungguh amat mulia para petani, dan sungguh besar jasa para petani, walau demikian penghargaan pemerintah terhadap petani masih sangat kurang,

            perjuangan dari kelompok tak terlihat sedang menghidupi masyarakat banyak tanpa mengeluh dipuji dan dipuja, merekalah para petani yang sedang menaruh benih di ladang tersinari oleh terik matahari, 

           mereka yang menjadi petani hidup berada di garis bawah kemiskinan, akan tetapi mereka tetap bekerja untuk pribadi dan masyarakat indonesia, dampak yang sangat besar bagi kehidupan bangsa berada di pekerjaan mereka.

tetesan keringat mereka dan jerih payahnya tak hanya sekedar memberikan sumber kehidupan bagi masyarakat indonesia, pengorbanan yang ihlas dan tujuan mulia untuk mencerdaskan anak bangsa sangatlah terasa, tiada kesehatan tanpa sumber makanan.

     

            Sebetulnya cara untuk menghargai jasa para petani mudah. Salah saatunya pemerintah perlu membenahi tata niaga pertanian di negeri ini, karena sampai saat ini pemerintah tidak terlalu berpihak kepada petani.

            Rantai pemasaran yang panjang menyebabkan nilai margin yang diterima petani kecil sedangkan para mafia dan spekulan mandapatkan keuntungan yang lebih besar tentu hal ini akan membuat para petani semakin menderita.

            Cukup menggelikan, pasalnya selama ini pemerintah justru melakukan kebijakan yang kontraproduktif, salah satunya yaitu melakukan impor gula disaat dalam negri ssedang berlangsung musim gula.

Tags

About The Author

mulyadi hidayat 13
Pensil

mulyadi hidayat

jaga badan jaga alam

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel