Demi Sesuap Nasi, Banyak Yang Memilih Melakukan Ini!

8 Nov 2018 14:36 236 Hits 0 Comments
Pencurian

Tingkat kriminalitas di Indonesia masih memerlukan kerja keras pemerintah. Dalam konteks kriminalitas di Indonesia itu, berdasarkan data yang ada, perihal kriminalitas belum memperlihatkan tanda-tanda kearah angka menurun. Hal ini setidaknya tampak dari angka kriminalitas yang tercatat di Kepolisian yang disajikan BPS Indonesia tahun 2017, dimana resiko penduduk terkena tindak pidana (crime rate) sampai tahun 2016 angkanya relatif sama dengan tiga tahun sebelumnya.

Kebutuhan yang tinggi merupakan faktor dalam terjadinya tindakan kriminal yang di lakukan oleh seseorang. Tindakan kriminal yang marak terjadi di sekitar kita salah satunya adalah pencurian. Pencurian adalah tindakan kriminal yang sering terjadi di lingkungan kita. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dapat melakukan tindakan tersebut.

Pencurian diatur dalam Bab XXII tentang “Pencurian” dari Pasal 362 – Pasal 367 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Dalam bab tersebut terdapat berbagai ketentuan mengenai pencurian yang dilakukan dalam berbagai kondisi dan cara.

Pencurian Biasa, Pencurian biasa diatur dalam Pasal 362 KUHP. Pencurian Ringan, Jika barang yang diambil harganya tidak lebih dari Rp 2.500.000,- maka ketentuan pidana yang dikenakan adalah Pasal 364 KUHP jo. Pasal 1 dan Pasal 3 Perma 2/2012. Mengenai pencurian ringan diatur dalam Pasal 364 KUHP. Pencurian Hewan (Pencurian dengan Pemberatan), Pencurian hewan memang termasuk dalam ketentuan Pasal 362 KUHP di atas. Akan tetapi, bagi pencurian hewan tertentu, dapat dianggap sebagai “pencurian dengan pemberatan” yang diatur dalam Pasal 363 KUHP.

Sebuah rumah yang menjadi gudang penyimpanan sepeda motor curian digerebek polisi. Tiga pelaku ditangkap ketika mereka sedang memereteli motor hasil kejahatan.

Rumah yang dijadikan gudang motor itu berada di Jalan Belabak, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sumatera Selatan. Ironisnya, usia para pelaku masih terbilang muda, yakni UW (18), DR (18) dan JN (20).

Penggerebekan dilakukan petugas Satuan Intelkam Polresta Palembang setelah penyelidikan mendalam. Petugas mengepung gudang dan melepaskan tembakan peringatan membuat para pelaku tak berkutik.

Pemilik gudang, tersangka UW mengaku, dia dan komplotannya sudah beraksi belasan kali dan selalu berhasil mendapatkan sepeda motor. Agar tidak tercium aparat kepolisian, kata UW, motor curian itu dipereteli dan dijual keluar Palembang.

Seperti pencuri profesional, komplotan ini berbagi peran. Ada yang mencari mangsa, mengintai, dan eksekutor. Alat yang digunakan hanya dengan kunci T dan dalam hitungan detik sepeda motor korban berhasil dibawa kabur. (www.liputan6.com/2018)

Sebagai masyarakat yang taat terhadap aturan, masyarakat Indonesia di harapkan untuk tetap selalu menjaga keharmonisan lingkungan bermasyarakat. Dengan mencegah dan tidak melakukan tindakan kriminal dapat menciptakn kehidupan yang layak, aman dan tentram.

 

Tags

About The Author

Muhammad Arief Daffa Rahmawan 7
Kapur Tulis

Muhammad Arief Daffa Rahmawan

Mahasiswa Bina Nusantara

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel

From Muhammad Arief Daffa Rahmawan