Benarkah Bayi Lahir Sesar Tidak Sehat?

16 May 2018 17:07 1882 Hits 0 Comments
Ada yang bilang bahwa bayi lahir sesar nantinya akan sangat rentan terhadap penyakit karena kondisi fisiknya yang tidak kuat.

Anak adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada kita. Saat kita diberi amanah dari Tuhan untuk mengandung calon bayi kita, tentu harus kita jaga dengan sebaik mungkin. Jangan sampai Anda mengabaikan kesehatan selama masa mengandung. Karena gaya hidup ibu selama hamil akan mempengaruhi kesehatan si janin. Ketika menjelang akan melahirkan sang bayi, tentu antara suami dan istri berunding untuk melahirkannya dengan cara normal ataupun sesar.  Kemungkinan pada lahir sesar akan terdapat berbagai masalah mikroorganisme dalam dirinya.

Apa kinerja mikroorganisme yang baik dalam tubuh bayi?

Dalam organ internal manusia ada ukuran minimal seratus trilyun sel yang mengandung berbagai bentuk mikroorganisme, menghubungkan kisaran yang dapat dihitung dari mikroorganisme itu sepuluh kali lipat jumlah gen di dalam daging. Tidak hanya memainkan pekerjaan dalam melayani sistem, mikroorganisme cerdas dalam organ internal juga bertanggung jawab atas pengumpulan berbagai vitamin dan mineral dari pencernaan.

Awalnya, konsultan menyatakan bahwa di dalam sistem alimentarium dari vertebrata, tidak ada mikroorganisme cerdas yang tumbuh. Setelah vertebrata lahir dan tumbuh menjadi bayi, maka jumlah mikroorganisme yang baik dapat meningkat. Oleh karena itu, para peneliti kemudian berpikir-tentang potensi alat-alat persalinan untuk bayi mempengaruhi kisaran awal mikroorganisme yang tumbuh di dalam usus bayi.

Sebenarnya melahirkan dengan cara apapun, asal sang buah hati bisa tumbuh sehat, tak jadi masalah. Akan tetapi, banyak menjadi perdebatan bahwa bayi lahir sesar itu nantinya akan mudah sakit-sakitan. Kondisi fisiknya tidak sekuat bayi yang lahir normal. Tapi apakah benar?

Risiko Bayi Lahir Sesar

Ada yang bilang bahwa bayi lahir sesar nantinya akan sangat rentan terhadap penyakit karena kondisi fisiknya yang tidak kuat. Tapi rata-rata dari sebagian ibu yang telah melahirkan dengan cara sesar tidak ada masalah pada kesehatan anaknya jika dijaga dengan cara-cara yang baik dan memberikan makanan yang menyehatkan pula. Tidak hanya anak, selama masa menyusui, ibu juga harus menjaga asupannya yang benar agar mampu memperbanyak ASI dan bayi tidak terkena penyakit selama masa menyusui. Lalu, apa saja, sih risiko yang bisa diterima pada bayi yang lahir dengan cara sesar?

  1. Yang pertama, bayi bisa terkena penyakit pernapasan. Atau bisa disebut dengan Transient Tachypnea of the New Born. Hal ini terjadi karena ada cairan yang memenuhi paru-paru yang tidak keluar saat proses lahiran sesar.

  2. Rendahnya sistem kekebalan tubuh yang diakibatkan karena kuman yang masuk pada proses lahiran dengan cara sesar. Memang belum terbukti dengan nyata, tapi memang kalau lahiran dengan cara normal, menurut dokter ahli lebih steril.

  3. Bayi yang terlahir dengan sesar juga rentan terhadap alergi akibat obat-obatan yang diterima.

Baik lahiran dengan melalui vagina/normal atau dengan cara sesar sebenarnya sama saja, asal dijaga dengan baik. Bacalah tips merawat bayi sesar di mamapapa.id agar lebih paham tentang bayi cesar.

Tags

About The Author

suasontoke21 11
Pensil

suasontoke21

just simple

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel

From suasontoke21