Bagaimana sih Proses Pembuatan dan Kelebihan Wood Plastic Composite (WPC) ?

16 Jan 2018 20:59 1230 Hits 0 Comments
Nama WPC (Wood Plastic Composite) sebenarnya bukan sesuatu yang baru lagi di Indonesia. Material yang juga dikenal dengan kayu komposit ini merupakan bahan alternatif pengganti kayu di masa kini. 

Nama WPC (Wood Plastic Composite) sebenarnya bukan sesuatu yang baru lagi di Indonesia. Material yang juga dikenal dengan kayu komposit ini merupakan bahan alternatif pengganti kayu di masa kini. Ketika harga kayu solid semakin mahal dan meminimalisir penggunaan kayu karena ketersediaannya semakin terbatas, WPC hadir sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan kayu. Material ini berupa gabungan dari serat selulosa alam seperti bubuk atau serat kayu, batang tebu, sekam padi, dan polimer/plastik yang masih original maupun sudah didaur ulang. WPC memiliki komposisi serbuk kayu sebesar 50 persen dan serat plastik 50%. Dengan komposisi tersebut, material ini menawarkan keindahan dan kekuatan seperti kayu pada umumnya dengan daya tahan serta kelebihan dari material plastik atau polimer.

Sumber gambar: greenwood.id

Wood Plastic Composite pada awalnya banyak diaplikasikan untuk lantai decking eksterior, khususnya yang populer adalah untuk perimeter kolam renang. Tetapi saat ini banyak juga bagian rumah maupun lansekap yang memanfaatkan material ini seperti pagar, lantai interior, cladding atau dinding, kayu lansekap, plafon, kusen pintu, jendela, dan bangku taman.

Proses Pembuatan

Pembuatan kayu komposit dilakukan dalam 2 tahap. Awalnya, bahan-bahan yang digunakan dicampur melalui proses komponding atau dihancurkan seperti bubur. Setelah itu hasil kompon diproses dan dibentuk menjadi satu produk. Tujuan dilakukannya komponding adalah untuk mendispersikan filler dan bahan tambahan ke dalam polimer leleh. Beberapa pilihan tahap pencampuran adalah secara berkelanjutan atau batch. Jadi hasil kompon dapat dibentuk langsung sebagai produk akhir maupun hanya dalam bentuk pelet yang nantinya akan dijadikan produk saat diperlukan

Kelebihan

Kayu komposit menawarkan beberapa kelebihan yang membuatnya layak dipilih sebagai material untuk bangunan yaitu sebagai berikut:

  • Ramah lingkungan Kayu komposit termasuk produk yang ramah lingkungan karena bahan utamanya memanfaatkan limbah. Selain itu, menurut Greenwood Indonesia, produk ini juga dapat didaur ulang 100%. Penggunaan serbuk atau serat kayu pada komposisi produk ini juga mencapai 50%.
  • Tidak memerlukan perawatan yang sulit
  • Tahan Lama Hadir dengan sifat kayu, material yang satu ini juga memiliki sifat tahan lama sehingga cocok digunakan sebagai material bangunan maupun furniture. Kayu komposit memiliki daya tahan yang handal terhadap air maupun bahan – bahan kimia rumah tangga
  • Ringan
  • Tahan terhadap lumut dan jamur Karena material ini tidak hanya tersusun dari serbuk kayu tetapi juga mengandung perekat dan plastik, kayu komposit memiliki ketahanan yang baik terhadap lumut, jamur, dan hama lainnya, termasuk rayap
  • Stabil dan tahan benturan maupun abrasi WPC memiliki daya tahan yang tinggi meskipun terkena benturan maupun abrasi. Bahan ini memiliki kestabilan dimensi yang baik sehingga tidak akan mengembang ketika digunakan di area yang lembab. Selain itu dengan kestabilannya yang baik, produk ini juga tidak akan melengkung saat digunakan dan sangat kecil kemungkinan untuk mengalami retak
  • Dapat Difinishing Kayu komposit hadir dalam berbagai macam desain dan motif untuk mendukung tampilan rumah. Selain itu, salah satu kelebihan material ini adalah dapat difinishing dengan material lain seperti ducco dan melamin sehingga dapat memberikan tampilan yang terlihat elegan
  • Ekonomis Ini menjadi salah satu faktor utama mengapa orang – orang mulai melirik produk – produk Wood Plastic Composite. Jika dibandingkan dengan produk kayu asli, harga material ini jauh lebih murah. Dengan daya tahan yang baik, material ini tentu akan membantu Anda berhemat untuk jangka panjang
Tags

About The Author

Shany Karmila 12
Pensil

Shany Karmila

Penyuka kopi, pecinta arsitektur

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel