Komputer Raksasa Dibangun Hanya untuk Main Tetris?

12 Jan 2018 15:44 228 Hits 0 Comments
James Newman, merakit dan membangun sendiri komputer miliknya dan menghabiskan banyak sekali uang. Newman yang berasal dari Cambridge, Inggris, mengeluarkan biaya sekitar Rp 795 juta dan waktu lebih dari 2 tahun untuk membuat komputer raksasa.

Di zaman teknologi canggih seperti ini kamu bisa dengan mudah membeli dan mendapatkan komputer. Kamu hanya perlu pergi ke toko ataupun membelinya secara online dengan harga seitar Rp 5 - 7 juta. Namun pria yang satu ini memilih jalan rumit untuk mendapatkan komputer.

Bila perusahaan teknologi saling berlomba membuat prosesor komputer yang semakin kecil. Maka berbeda dengan yang dilakukan James Newman. Pria asal Inggris ini memiliki ide yang berlawanan. Ia malah membuat prosesor berukuran besar.

James Newman, merakit dan membangun sendiri komputer miliknya dan menghabiskan banyak sekali uang. Newman yang berasal dari Cambridge, Inggris, mengeluarkan biaya sekitar Rp 795 juta dan waktu lebih dari 2 tahun untuk membuat komputer raksasa.

Dilansir dari odditycentral.com, Minggu (4/12/2016), komputer super tersebut membutuhkan waktu lima tahun dalam pembuatannya. Namun walau telah mengeluarkan uang dalam jumlah sangat banyak, Newman hanya menggunakan komputer super tersebut untuk bermain gim tetris.

Program pertama yang berhasil Newman jalankan pada komputer raksasanya ini Tetris, Noughts dan Crosses dan 1970 Evolutionray Simulation besutan ahli matematika John Wonway.

Ia mulai merakit "Megaprosesor" pada tahun 2012 silam dan mendokumentasikannya pada website pribadi miliknya. Newman mengaku, ia tidak bertujuan untuk membangun komputer super, namun untuk memahami bagaimana sebuah komputer bekerja. Untuk itu, ia membuat komputer tersebut dalam ukuran besar sehingga mudah melihat dan mempelajarinya.

"Ide ini berangkat dari keinginan untuk dapat melihat bagaimana komputer bekerja," kata Newman seperti dilansir dari BBC, Kamis (25/6/2015)

Kerja kerasnya menghasilkan komputer sebesar lebih dari 2 meter yang hampir memenuhi sebuah ruangan. Komputer ini terdiri dari 40.000 transitor dan 10.000 lampu LED. Semua perangkat itu memakan listrik sebesar 500W.

Namun sayang, jika dibandingkan dengan komputer biasa, Megaprosesor dapat dikatakan sangat lemah. Mesin 16 bit ini hanya memiliki kapasitas RAM sebesar 256 Bytes dan prosesor 20kHz.

Kemampuan Megaprosesor ini hanya bisa digunakan untuk memainkan game tetris. Jadi tidak heran jika melihat Newman mengisi waktu santainya hanya dengan memainkan satu permainan saja dari komputer ini yang dianggapnya untuk belajar itu.

Newman berharap agar komputer ini masuk ke dalam museum atau institut edukasi sehingga orang-orang bisa mempelajarinya. Hanya saja hal tersebut bakal sukar terwujud. Pasalnya akan sulit untuk mengangkut komputer ini karena bobotnya mencapai setengah ton saat selesai dirakit.

"Saya menghabiskan tiga jam setiap malam untuk membuat komputer ini. Saya tidak menyangka akan menghabiskan uang segitu banyak pada awalnya, namun seiring berjalannya waktu sama menjadi semakin ambisius," jelasnya.

Komputer super yang dibuat Newman dibuat dengan 40 ribu transistor dan 10 ribu lampu LED seberat hampir setengah ton. Newman mampu memasukkan program dalam komputer buatannya, namun sejauh ini ia hanya menggunakannya untuk bermain tetris.

Tambahan lagi, apa yang James Newman lakukan bisa menjadi salah satu contoh ide bisnis berbasis teknologi untuk masa depan. Kalau kamu mahir dalam dunia IT atau komputer, maka menjadi konsultan teknologi adalah pilihan yang tepat. Pilihan lainnya yakni membangun perusahaan server building/server room untuk keperluan bisnis perkantoran maupun tempat hiburan.

Selain itu, menyediakan jasa layanan instalasi perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware) merupakan jenis usaha yang bisa kamu pertimbangkan. Mengingat banyaknya kebutuhan dalam industri ini.

Tags

About The Author

Paula Kirana 6
Kapur Tulis

Paula Kirana

Bulan, Bintang, dan Matahari

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel

From Paula Kirana