Voting Makin Dikedepankan, Budaya Musyawarah Mufakat pun Meluntur

11 Sep 2017 23:25 25855 Hits 0 Comments
SAAT ini, voting atau pemungutan suara memang telah menjadi budaya.

SAAT ini, voting atau pemungutan suara memang telah menjadi budaya. Begitu lazim digunakan dalam memilih sesuatu. Tak perlu mencontohkan proses demokrasi di lingkup elite politik tanah air. Di kalangan anak-anak sekolah, budaya ini pun telah dikenalkan. Seperti dalam pemilihan ketua kelas. Bahkan dengan bangga sejumlah sekolah menerapkan electronic voting (e-vote). Begitu juga dalam pemilihan Ketua OSIS. 

Di tingkat perguruan tinggi, lagi-lagi voting juga sebuah pilihan seperti dalam Pemilu Raya Mahasiswa untuk memilih Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa. Di lingkungan rumah, mulai dari pemilihan Ketua RT (Rukun Tetangga) hingga Ketua RW (Rukun Warga), kita pun kebanyakan disodori voting. Bahkan, di sejumlah daerah, para kepala daerah membuat peraturan daerah soal tata cara memilih Ketua RT/RW ini melalui voting.

Tags

About The Author

putra 31
Pena

putra

penyuka kabar, suka berkabar.

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel