Kurban Dipotong Dapat Pahala, Tabungan Dipotong Jadinya Prahara

25 Aug 2017 15:48 512 Hits 0 Comments
Bunga tabungan dan deposito sangat kecil, tetapi ketika harus meminjam entah buat modal usaha, KPR, kredit pemilikan motor atau mobil bunganya selangit.

Kementerian Agama telah memutuskan awal bulan Zulhijah 1438 Hijriah jatuh pada Sabtu, 23 Agustus 2017. Sidang isbat yang melibatkan sejumlah kalangan dari ormas Islam, akademisi dan perwakilan Kementerian Agama menyatakan hilal sudah dapat dipastikan ada.

Karena sudah ada hilal maka 1 Zulhijah jatuh pada Rabu, 23 Agustus 2017 mendatang dan Hari Raya Idul Adha 2017 atau 10 Zulhijah jatuh pada Jumat, 1 September 2017.

Pada Hari Raya Idul Adha ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba.

Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang atau di masjid, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Pada Idhul Adha ini ada tradisi yang lazim dilakukan umat muslim di dunia untuk menyembelih hewan dengan cara kurban atau mengorbankan hewan yang menjadi sebagian hartanya untuk kegiatan sosial.

Berkurban menjadi bentuk konkret ketaatan hamba kepada Tuhannya. Ketaatan itu harus dilandasi dengan rasa ikhlas sepenuhnya agar makin dekat dengan Allah. Adapun dimensi sosial kurban yaitu memberikan kesejahteraan kepada lingkungan sosial berupa daging kurban. Keikhlasan dalam kurban mendatangkan pahala. Kurban, menurutZaid bin Arqam, mendatangkan kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban bagi yang melaksanakannya.

Kalau hewan kurban dipotong mendatangkan pahala, beda halnya dengan tabungan yang dipotong ini-itu. Tabungan yang dipotong ini-itu melahirkan prahara. Betapa tidak, tabungan konvensional memang menerapkan potongan ini-itu mulai dari biaya administrasi, biaya penalti, biaya transfer, biaya tarik tunai antar bank, biaya penggantian kartu kredit yang hilang atau rusak dan biaya pembayaran tagihan via ATM.

Bayangkan saja kalau kita menabung dengan nominal kecil maka saldo bukannya makin bertambah, tetapi terkuras pelan-pelan karena potongan ini-itu. Rasanya kita lebih memilih menyimpan uang di bawah bantal, daripada harus menyimpannya di bank dengan biaya administrasi bulanan yang tak ketulungan.

Kalau pun muncul model tabungan yang bebas biaya administrasi, tapi toh harus ada minimal setoran awal untuk mendapatkan bunga tertentu, biaya ganti buku tabungan karena penuh, hilang atau rusak dan masih banyak lagi syarat-syarat lainnya.

Kalau yang melek literasi keuangan tentu akan mengkritisi perbankan Indonesia yang tak hanya potong ini-itu, tetapi juga bunganya yang kecil jauh di bawah inflasi.

Penulis mencoba googling soal hal ini, ternyata tokoh perbankan Indonesia Darmin Nasution juga pernah gerah dengan cara bank mengeruk keuntungan yang terlalu berlebihan dengan mematok suku bunga kredit yang tinggi dan ini dilihatnya sebagai sesuatu yang tidak adil dan tidak wajar.

"Bagaimana mungkin masyarakat kecil yang produktif bisa mengembangkan usahanya kalau belum apa-apa suku bunga bank sudah menghadang?.... Harus ada solusi yang jitu untuk menembus keserakahan bank memupuk keuntungan,” kritiknya keras dalam bukunya yang berjudul "Bank Sentral itu Harus Membumi".

Benar kata Darmin bahwa bank memang membayarkan bunga pada para penabung (nasabah), tetapi perbedaan antara bunga pinjaman dan bunga penabung terlalu lebar. Bunga tabungan dan deposito sangat kecil, tetapi ketika harus meminjam entah buat modal usaha, KPR, kredit pemilikan motor atau mobil bunganya selangit.

Pertanyaannya kini tentu saja adakah tabungan model baru tanpa potongan ini-itu sehingga bebas dari prahara? IndoPremier menginisianinya dengan IPOTPAY. Menyimpan dana di IPOTPAY tanpa biaya admin, tanpa minimum saldo, tanpa limit transaksi dan bisa transfer tanpa potongan biaya apapun. Untungnya lagi, uang yang kita simpan mendatangkan hasil dalam setahun terakhir di kisaran 7-9% per tahun. Kalau mau jujur, hasil ini jelas di atas bunga tabungan dan deposito. Sudah tidak ada potongan ini-itu, hasil pun maksimal menghadirkan berkah.

Tags

About The Author

Imam Pamuji 8
Kapur Tulis

Imam Pamuji

Penulis Pemula

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel

From Imam Pamuji