COS, Sistem Operasi Anti Android Milik China

13 Apr 2017 08:55 375 Hits 0 Comments

Menurut ketua ISCAS, OS ini dikenal mampu menutupi kekurangan OS lain seperti Android yang memiliki fragmentasi dalam jumlah yang cukup besar serta iOS dengan kebijakannya yang mengkhusus di dalam lingkungan OS saja serta Windows dam Android yang selama ini dikenal memiliki sistem keamanan yang lemah. Meskipun demikian, COS di dalamnya diharapkan bisa memiliki user interface serta fitur yang tidak jauh berbeda dengan Android.

Menurut ketua ISCAS, OS ini dikenal mampu menutupi kekurangan OS lain seperti Android yang memiliki fragmentasi dalam jumlah yang cukup besar serta iOS dengan kebijakannya yang mengkhusus di dalam lingkungan OS saja serta Windows dam Android yang selama ini dikenal memiliki sistem keamanan yang lemah. Meskipun demikian, COS di dalamnya diharapkan bisa memiliki user interface serta fitur yang tidak jauh berbeda dengan Android.

Pengembangan COS di atas akan bisa berjalan lancar dan mungkin juga akan mendapatkan beberapa hambatan seperti dengan banyaknya beredar perangkat ponsel yang diproduksi oleh pabrikan China di pasaran internasional, hal ini diharapkan bisa menjadi media promosi yang tersembunyi dan mampu meraup omzet besar dengan target pemasaran adalah kaula muda menengah ke atas. Namun anda jangan langsung senang, pastilah akan ada hambatan dalam hal pemasaran yang tidak tanggung – tanggung dilakukan, seperti halnya negara asal benda ini tercipta, China yang sejatinya merupakan rival dari negara Eropa dan Amerika akan kesulitan dalam mengubah pola pikir konsumen di negara tersebut. Hal ini erat kaitannya dengan produk – produk yang diluncurkan, sebut saja ZTE, Huawei dan Lenovo yang mulai bersedia masuk ke pasar Amerika tetapi sulit menembus dominasi iPhone dan Samsung. Hal ini berlaku di negara – negara Asia lainnya termasuk Korea dan Jepang, yang mempersepsikan bahwa ponsel – ponsel buatan dari China dikenal sebagai salah satu produk IT dan gadget yang berkualitas meskipun dijual dengan harga yang terjangkau. Tentu saja merupakan tantangan besar buat negara China.

Adalah Shanghai Linatong, sebuah perusahaan IT yang bekerjasama dengan Institut Piranti Lunak di Akademi Ilmu Pengetahuan China (ISCAS) serta pemerintah untuk meluncurkan China Operating System (COS) ke pasaran internasional. Dari kabar terbaru yang kami rangkum melalui Teknopedia dan CNET News, China bersedia mendekati HTC untuk bisa memproduksi perangkat lunak yang berjalan dengan tambahan aplikasi bernama COS. COS dalam hal ini adalah merupakan sebuah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan lebih independen dimana OS ini nantinya diharapkan mampu untuk memecahkan monopoli platform asing seperti Android dan iOS serta bisa menawarkan fitur yang lebih sempurna.

China adalah salah satu negara komunis yang terkenal dengan otoritas negaranya yang cukup ketat dimana sesuai dengan sebutannya sebagai negara Tirai Bambu, negara ini penuh disiplin dan cukup ketat dalam mengeluarkan produk asing tak terkecuali urusan sistem operasi. China bersedia bekerjasama dengan beberapa pihak untuk menciptakan sebuah sistem operasi terbaru yang lebih aman dan independen melebihi sistem operasi yang telah ada sekarang.

Aliyun, Sistem Operasi Mobile Buatan China

Baru - baru ini developer dari China telah sukses menciptakan sistem operasi baru bernama Aliyun erat hubungannya dengan COS, sistem operasi anti android milik China. Mereka mengklaim bahwa siap melakukan persaingan yang sempurna dengan meluncurkan produk OS berbasis komputasi awan dengan iOS ataupun Android.

Merupakan sebuah perusahaan besar bernama Alibaba Cloud Computing yang mempunyai ide untuk meluncurkan OS tersebut. Aliyun, menurut beberapa pihak dipersipkan untuk perangkat mobile berbasis komputasi awan, merupakan langkah awal, OS ini diharapkan akan disematkan pada ponsel buatan China, K - Touch Cloud Smart Phone W700.

Meskipun pemasaran dilakukan dengan mengajak banyak pihak luar untuk bekerja sama guna tercapainya target untuk mendapatkan omzet penjualan yang besar, namun sayang sekali, untuk saat ini OS hanya mempunyai opsi dalam bahasa China saja sebagai bahasa pengantar. Meskipun begitu, Aliyun berharap OS ini bisa diterapkan tidak hanya terhadap ponsel pintar saja, melainkan untuk produk – produk tablet lainnya.

Meskipun terbilang produk baru, OS berbasis Linux ini ternyata mampu memikat hati penggemarnya dengan menyediakan berbagai fitur yang didukung komputasi awan seperti email, GPS, perangkat navigasi, dan internet search, diharapkan pengguna awam mau mengaplikasikan OS ini dimana mereka tidak perlu repot – repot mendownload aplikasi tersebut karena sudah disiapkan file – file terbackup di server komputasi awan Aliyun.

 

Tags gadget

About The Author

Nila 55
Bolpoint

Nila

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel