Tips Dasar Pembentukan Perpustakaan Desa

17 Mar 2017 06:14 257 Hits 0 Comments

Pemerintah setempat merupakan pelaku utama pembentukan perpustakaan umum desa dimana juga mendapatkan dukungan dari masyarakat di desa tersebut. Mereka terdiri dari atas kepala desa, perangkat desa, tokoh dan masyarakat setempat yang dibantu oleh instansi atau lembaga terkait lainnya. Pihak swasta juga harus peduli terhadap perpustakaan desa ini yang diharapkan turun tangan dan turut bermusyawarah untuk merumuskan kata sepakat berdasarkan atas aspirasi, keinginan dan kepentingan masyarakat untuk dapat membangun perpustakaan. Mereka berupaya dalam rangka menyediakan fasilitas belajar milik bersama dimana pelaku itu sendiri adalah pemangku kepentingan (Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Karang Taruna, Relawan, Instansi Terkait dan Masyarakat).

Pemerintah setempat merupakan pelaku utama pembentukan perpustakaan umum desa dimana juga mendapatkan dukungan dari masyarakat di desa tersebut. Mereka terdiri dari atas kepala desa, perangkat desa, tokoh dan masyarakat setempat yang dibantu oleh instansi atau lembaga terkait lainnya. Pihak swasta juga harus peduli terhadap perpustakaan desa ini yang diharapkan turun tangan dan turut bermusyawarah untuk merumuskan kata sepakat berdasarkan atas aspirasi, keinginan dan kepentingan masyarakat untuk dapat membangun perpustakaan. Mereka berupaya dalam rangka menyediakan fasilitas belajar milik bersama dimana pelaku itu sendiri adalah pemangku kepentingan (Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Karang Taruna, Relawan, Instansi Terkait dan Masyarakat).

Biaya diharapkan dapat terkumpul dan diperoleh dari pemerintah desa, dan swadana dari masyarakat setempat. Sementara pengelolaannya dilakukan secara bersama - sama antara warga yang direkrut dari dan untuk masyarakat berdasarkan atas prinsip swasembada, swadana, dan swakelola atau dari rakyat desa itu sendiri.

Maksud Dan Tujuan

Pembentukan perpustakaan desa dimaksudkan dengan tujuan agar pada masing – masing desa terdapat perpustakaan yang akan dikelola secara berdaya guna, berhasil guna dan proporsional, sehingga menjadi salah satu media / sarana untuk bisa mengembangkan diri dan meningkatkan ilmu pengetahuan serta wawasan masyarakat.

Sementara itu untuk tujuan pembentukan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan umum di desa lebih banyak bertujuan untuk melayani masyarakat dalam upaya menyediakan fasilitas seperti membaca, belajar yang memadai dan disesuaikan dengan kondisi, situasi, wilayah dan kebutuhan masyarakat. Masing – masing desa hendaknya membentuk perpustakaan desa sesuai dengan sifat yang khas, karakteristik, serta keunikannya yang menonjol. Suatu upaya untuk bisa menfasilitasi warga dengan penguasaan informasi, ilmu pengetahuan dan keterampilan sehingga mampu menghadapi tantangan dan persoalan keseharian.

Tujuan yang lebih rinci adalah sebagai berikut yang kami rangkum dari berbagai sumber :

  1. Masyarakat setempat diharapkan mampu menunjang program wajib belajar dan program pendidikan keterampilan.

  2. Masyarakat setempat juga wajib menyediakan wahana serta mencerdaskan kehidupan masyarakat di desa  bersangkutan dan menumbuhkan daya kreasi, prakarsa dan swakarsa masyarakat melalui kegiatan gemar membaca dan semangat belajar terutama buat anak - anak.

  3. Masyarakat setempat diharapkan mampu memberikan semangat belajar dan hiburan yang sehat dalam memanfaatkan kegiatan yang bersifat membangun di waktu senggang.

  4. Masyarakat setempat diharapkan bisa menyediakan dan berbagi berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman kepada anak – anak usia sekolah dan masyarakat secara luas dalam berbagai bidang.

  5. Perpustakaan desa menyediakan kebutuhan sarana edukasi, rekreasi, penerangan, informasi, dan penelitian bagi warga desa.

Konsep Dasar Pembentukan

Perpustakaan desa pada umumnya dibentuk sebagai salah satu wujud pelayanan kepada pemustaka dan masyarakat. Pembentukan ini dilakukan oleh pemerintah daerah setempat bersama dengan masyarakat merupakan salah satu upaya yang seharusnya dimulai dengan pemikiran - pemikiran atau ide yang konseptual dan analisa jitu dari kebutuhan dan kebijakan masyarakat setempat.

Pertama adalah analisis kebutuhan untuk mengetahui kebutuhan apa yang paling mendasar terhadap masyarakat dalam bidang inforamsi dan ilmu pengetahuan. Selanjutnya kebutuhan itu dipelajari, dianalisis, dijabarkan, lalu diupayakan pemenuhannya dengan bantuan pihak lain yang terkait secara langsung. Wujud pemenuhan kebutuhan tersebut adalah dengan memberikan pelayanan yang mudah, menyenangkan dan memuaskan. Pengelola perpustakaan diberikan dalam bentuk layanan dan fasilitas yang memadai dimana dalam analisis itu akan diungkapkan dan diuraikan tentang apa - apa saja yang menjadi keperluan masyarakat dalam bidang informasi yang seharusnya disediakan oleh pemerintah pusat.

Pembentukan dan penyelenggaraan perpustakaan desa dimaksudkan untk menciptakan kebutuhan untuk masyarakat desa yang tadinya belum disadari, dimana diketahui bahwa cara tersebut merupakan salah satu cara sebagai motivasi dan memberikan rangsangan untuk bisa mengembangkan kebutuhan informasi dan ilmu pengetahuan. Analisa berarti upaya untuk bisa menyediakan fasilitas agar masyarakat setempat memperoleh kemudahan - kemudahan untuk bisa membaca dan belajar. Masyarakat diharapkan bersedia mengikuti kemajuan, perkembangan dan menikmati nilai tambah terhadap kemajuan tersebut serta mau menjadi pelaku atau bagian dari perubahan dengan berbuat sesuatu yang berarti dan berguna.

Kedua, analisis kebijakan, merupakan langkah nyata yang arif dan bijak untuk tujuan membangun / membentuk perpustakaan desa. Kondisi ini merupakan salah satu inisiatif dari pemerintah desa / pemerintah daerah dan jajarannya agar lebih mudah merumuskan keputusan yang strategis dalam rangka mengarahkan agar segera dibentuknya perpustakaan umum desa.

Analisis kebijakan untuk masa depan adalah salah satu upaya untuk memprediksi perkembangan dan perubahan yang kemungkinan besar akan terjadi di masa depan. Perkembangan informasi dan ilmu pengetahun tersebut berlangsung cepat dan meluas dimana salah satu sumbernya adalah perpustakaan, dokumentasi dan informasi. Pusat kajian, penelitian dan rekayasa yang seharusnya dapat dengan mudah diikuti dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, temasuk oleh warga desa guna mendapatkan akses informasi dengan cepat dan tepat sehingga tidak ketinggalan zaman. Perpustakaan umum desa yang sudah sukses didirikan di sebuah desa diharapkan dapat menjadi mediator diantara masyarakat dan sumber informasi serta ilmu pengetahuan dengan cara membuka akses dan kesempatan yang memadai.

Demikian kami menjelaskan, semoga bermanfaat !

 

 

Tags Buku

About The Author

Nila 55
Bolpoint

Nila

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel