Mengapa Anda Perlu Membaca Dua Buku Dalam Sehari

17 Mar 2017 18:08 532 Hits 0 Comments

Berapa banyak buku yang anda baca setiap hari ? Tidak satupun ? Jika iya, maka anda harus berusaha untuk bisa membaca dan menyempatkan diri melihat 2 buku sehari.

Berapa banyak buku yang anda baca setiap hari ? Tidak satupun ? Jika iya, maka anda harus berusaha untuk bisa membaca dan menyempatkan diri melihat 2 buku sehari.

Membaca satu buku bukan berarti anda harus membaca from cover – to - cover, dari halaman satu hingga halaman terakhir. Bacalah, walau hanya satu bab saja, bahkan jika hanya satu halaman buku. Apabila sebuah buku ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi anda saat membacanya, maka berhentilah membaca dan lanjutkan membaca buku lain. Life is short, don't finish bad books. Buku bukan hanya merupakan kumpulan goresan tinta dan lembaran kertas, buku adalah informasi. Bahkan DNA anda pun seperti buku dengan kumpulan informasi yang bisa dinyalakan dan dimatikan sekehendak anda, maka seperti itu pula anda menyikapi buku.

Jutaan buku berisi jutaan informasi telah beredar di dunia saat ini baik itu secara offline hingga toko – toko buku online, pilihlah informasi yang anda perlukan saat ini. Buku yang tepat biasanya akan datang pada pembaca yang siap.  

Buku bisa berpengaruh baik dan akan membawa anda ke tempat yang sama sekali tidak terencana, kuncinya adalah memilih buku yang bisa memberikan inspirasi kepada anda dan membawa anda ke tempat baru. Seperti filosofi hidup dari Steve Jobs melalui buku biografinya untuk menimba ilmu tentang entrepreneurship. Di situ anda akan mengetahui bahwa setiap tahun ia akan membaca ulang sebuah buku hingga benar – benar memahami isinya. Dan pada pemakaman Steve Jobs, salah satu karyanya diberikan kepada tamu - tamu yang hadir sebagai suvenir.  Buku ini berjudul Autobiography of a Yogi yang ditulis oleh Paramahansa Yogananda. Dalam buku ini anda menemukan sensasi baru tentang makna pencarian Tuhan dari sudut pandang seorang yogi sekalipun bagi orang awam.   Buku mampu memberikan banyak inspirasi untuk suka berkeliling dunia, buku akan mengajak anda untuk berpetualang ke dalam hati sendiri. Menelusuri setiap sudut pemikiran yang awalnya kurang anda perhatikan. Dengan buku, anda bisa memvalidasi ide - ide sendiri yang sudah terinkubasi di kepala. Buku menjadi penanda buat anda untuk beraksi, melakukan tindakan, sekarang juga. 

Meskipun anda sudah rajin membaca buku bahkan ada yang lebih dari dua dalam sehari, ada terselip kekhawatiran yang dirasakan oleh banyak orang, bahwa semua yang sudah anda baca akan lenyap tertanam di otak sendiri tanpa bisa mengambil manfaat lebih untuk diri sendiri apalagi buat orang lain.  Maka dari itu anda bisa merekam apa yang sudah anda baca, dengan menuliskan kembali apa yang anda dapat dari sebuah buku dalam sebuah blog post yang pendek.

Pengalaman beberapa orang mengisahkan bahwa buku ternyata mampu menyelamatkan hidup seseorang berkali - kali. Saat tenggelam, buku menjadi pelampung yang menyediakan tempat buat bersandar hingga anda bisa berenang sendiri dan selamat tiba di tepi. Seperti sebuah kehidupan rutinitas dimana anda harus bernapas, supaya anda hidup. Buku, bagi sebagian orang memiliki posisi yang sama pentingnya.  

Tentang format buku, saat ini banyak diperbincangkan, apakah buku cetak akan mati dan e-book yang akan menggantikan, dimana diketahui bahwa masing - masing format ada pecintanya sendiri. Yang terpenting adalah informasi yang terkandung di dalamnya haruslah sesuai dengan maksud dari penulis tentang misi dan visi. Untuk buku - buku non - fiksi, disarankan dengan format e-book yang memungkinkan anda mencari dengan mudah kata kunci tertentu dan bisa menemukan informasi yang dimaksud. Untuk buku - buku fiksi dengan nilai emosional tinggi, disarankan dalam bentuk buku cetak, yang tekstur dan beratnya ringan serta bisa menghibur dengan tambahan aroma kertasnya bisa memperdalam rasa si pembaca.   

Seperti kata – kata dari Pandji Pragiwaksono. Sebenarnya yang penting dari kegiatan membaca buku adalah bukan menumbuhkan minat baca, tapi menumbuhkan minat. Minat pada apapun dimana jika didahului dengan anda tidak berminat, bagaimana anda mampu menumbuhkan ketertarikan untuk menggali informasi lebih dalam tentang sebuah topik ? 

Membacalah untuk menemukan kata kunci, kata kunci yang kemudian cari kembali di Google untuk mendapat referensi baru, selanjutnya kembali lagi ke buku untuk menemukan gagasan yang lebih luas.

Semoga bermanfaat !

 

 

 

Tags inspiratif

About The Author

Nila 55
Bolpoint

Nila

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel